Persaingan MotoGP 2020 Disebut Berlevel Rendah, Dovizioso Geram

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 23 September 2020 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 38 2282335 persaingan-motogp-2020-disebut-berlevel-rendah-dovizioso-geram-DKQFamSNqL.jpg Andrea Dovizioso (Foto: motogp.com)

BOLOGNA – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, memberikan jawaban soal pendapat persaingan di MotoGP musim 2020 berlevel rendah. Dovizioso menilai persaingan di MotoGP 2020 justru berada di level tertinggi.

Sebagaimana diketahui, MotoGP 2020 memang bisa dikatakan menjadi salah kejuaraan dunia terketat sepanjang sejarah. Bagaimana tidak dari enam balapan yang sudah berlalu, belum ada satu pun pembalap masuk dalam kandidat terkuat peraih gelar juara dunia MotoGP2020.

Pasalnya sejauh ini masih ada setidaknya enam pembalap yang berpotensi menyabet gelar juara dunia MotoGP 2020. Kelima pembalap tersebut adalah Fabio Quartararo, Joan Mir, Jack Miller, Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan tentunya Dovizioso.

Andrea Dovizioso

Banyak yang berpendapat bahwa menggilanya persaingan di MotoGP, lantaran absennya Marquez yang dalam beberapa musim terakhir mampu mendominasi. Ya, Marquez diprediksi absen hingga akhir musim ini karena cedera patah lengah kanan.

Baca Juga: DallIgna Tak Malasah Bagnaia dan Miller Lebih Moncer dari Pembalap Tim Pabrikan 

Akan tetapi ada juga yang berpendapat bahwa level persaingan di MotoGP musim ini sangat rendah. Hal tersebut terlihat dengan banyak para pembalap yang melakukan sejumlah kesalahan dalam tujuh balapan yang sudah berlalu.

Dovizioso pun mengaku sangat kesal dengan tanggapan yang menyatakan bahwa persaingan di MotoGP 2020 berlevel rendah. DesmoDovi –julukan Dovizioso– justru melihat persaingan ketat yang terjadi di MotoGP 2020 seakan-akan menegaskan tingginya level para pembalap.

“Benar-benar keliru apabila Anda menilai kejuaraan dunia pada musim ini levelnya rendah. Lihat saja betapa dekatnya jarak para pembalap (di klasemen sementara MotoGP 2020) saat ini,” jelas Dovizioso, seperti disadur dari GPOne, Rabu (23/9/2020).

“Ini hanya bisa berarti dua hal: semua pembalap memang tampil buruk, atau semua pembalap justru berada dalam level persaingan yang sangat kuat. Kami selalu berdekatan, baik dalam lap tunggal maupun ritme balap,” sambungnya.

Baca Juga: Lupakan Hasil di MotoGP Emilia Romagna 2020, Dovizioso Fokus ke Catalunya

“Hanya ada beda sepersekian detik antara posisi pertama hingga ke-15 pada saat ini. Jadi, bagaimana Anda bisa bilang bahwa level persaingan kami rendah? Apalagi jika membicarakan para pembalap yang menang musim lalu.”

“Apa berarti level mereka juga rendah? Saya merasa bahwa hanya para pembalap yang berhak menilai tinggi-rendahnya kompetisi, karena Anda tidak akan pernah mengerti detailnya tanpa mengendarai motor kami,” tuntas pembalap berkebangsaan Italia itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini