Celtics Akui Kewalahan Atasi Serangan Kilat Heat

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 17 September 2020 08:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 36 2279045 celtics-akui-kewalahan-atasi-serangan-kilat-heat-OqyVoMmgTp.jpg Boston Celtics gagal atasi perlawanan Miami Heat (Foto: Boston Celtics)

ORLANDO – Boston Celtics harus menelan kekalahan dramatis pada gim pertama Final NBA 2019-2020 Wilayah Timur dari Miami Heat. Tim berkostum hijau itu takluk dengan skor 114-117 pada pertandingan yang digelar Rabu 16 September 2020 pagi WIB. Jelang gim kedua, Celtics fokus mencari cara bagaimana meredam transisi Heat.

Pertandingan di HP Fields Arena, Orlando, Florida, itu berlangsung sengit. Boston Celtics berhasil merebut kuarter pertama dengan skor 26-18. Namun, Heat mampu unggul pada kuarter kedua dengan skor 29-37. Kuarter ketiga kembali menjadi milik Celtics dengan skor 28-16.

Memasuki kuarter keempat, Celtics unggul jauh 83-71. Namun, Heat berhasil menyusul dengan mencetak 11 angka pada 15 menit terakhir. Sedangkan Celtics hanya menambah delapan. Alhasil, Miami Heat menang dengan skor tipis 114-117.

Baca juga: Miami Heat Kalahkan Boston Celtics di Gim Pertama Final Wilayah Timur

Boston Celtics sempat memimpin jelang kuarter terakhir (Foto: Boston Celtics)

Point Guard Boston Celtics, Marcus Smart, menyesalkan kegagalan timnya mengantisipasi fast break yang menjadi senjata andalan Miami Heat. Untungnya, Celtics punya pengalaman bagus ketika menang melawan juara bertahan Toronto Raptors, yang juga kerap mengandalkan serangan kilat.

“Kami yakin jika berhasil memperbaiki beberapa hal, hasilnya akan berbeda. Kami harus angkat topi buat Heat karena mereka mengeksekusi strategi dengan baik. Sayangnya, kami sering miskomunikasi di belakang,” papar Marcus Smart, dikutip dari laman resmi Boston Celtics, Kamis (17/9/2020).

Pendapat senada diungkapkan oleh bintang Boston Celtics lainnya, Kemba Walker. Ia menyesali kekalahan timnya karena seharusnya bisa tampil lebih baik. Menyoal serangan kilat lawan, Walker tidak punya kalimat lain di luar pujian.

“Itu lah yang biasa mereka lakukan. Mereka adalah tim yang sangat bagus dalam hal transisi (bertahan ke menyerang dan sebaliknya). Jadi, kami harus lebih baik dalam mengantisipasi,” tukas Kemba Walker.

(mrh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini