Rossi Kecewa Yamaha Tidak Manfaatkan Lorenzo untuk Jajal Aspal Baru Misano

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 08:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 38 2275957 rossi-kecewa-yamaha-tidak-manfaatkan-lorenzo-untuk-jajal-aspal-baru-misano-VLjmThhah1.jpg Valentino Rossi berbincang dengan Jorge Lorenzo (Foto: Twitter/@MotoGP)

MISANO – Keputusan Yamaha untuk tidak ambil bagian pada tes tertutup di Sirkuit Misano pada Juni 2020, membuat Valentino Rossi kecewa. Ia bingung karena Yamaha tidak memanfaatkan kesempatan itu untuk mengetes aspal baru sirkuit bersama Jorge Lorenzo.

Seperti diketahui, Yamaha MotoGP merekrut Jorge Lorenzo sebagai pembalap tes pada Januari 2020. Langkah tersebut dinilai sangat bagus karena Por Fuera punya kapasitas yang mumpuni. Statusnya sebagai juara dunia MotoGP tiga kali sudah cukup untuk menjadi pertimbangan.

Tugas pertama Jorge Lorenzo sudah dilalui dengan bagus pada Tes Pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada Februari lalu. Sayangnya, Yamaha tidak menugaskan pria berusia 33 tahun tersebut untuk mengetes aspal baru di Sirkuit Misano.

Baca juga: Optimis, Meregalli: Misano adalah Sirkuit Favorit Rossi dan Vinales

Jorge Lorenzo menjadi pembalap tes Yamaha (Foto: MotoGP)

Terang saja, Valentino Rossi mempertanyakan kebijakan Yamaha. The Doctor mendesak pabrikan berlogo garpu tala itu untuk lebih mempercayai program pengembangan yang dilakukan Lorenzo. Ia kecewa karena harus meraba dari awal tentang aspal baru, tidak seperti tim lain yang menerjunkan pembalap tes.

“Saya bahagia ketika Jorge menjadi pembalap tes karena dia adalah salah satu yang terbaik. Menurut saya, dia akan banyak membantu kami, seperti yang dilakukan (Dani) Pedrosa di KTM. Yamaha seharusnya percaya pada program tes,” papar Valentino Rossi, dikutip dari Crash, Jumat (11/9/2020).

“Sejujurnya, saya sungguh tidak mengerti. Terkadang hal-hal yang terjadi di Yamaha sulit untuk dijelaskan. Jadi, Anda harus bertanya pada mereka. Tentu saja, kami akan memulai segalanya dari nol dengan aspal baru di sirkuit ini, dibandingkan KTM dan Ducati yang sudah melakukan tes. Ini akan lebih sulit,” imbuh pria berusia 41 tahun itu.

MotoGP memang melarang semua tim untuk menggelar tes sepanjang Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 berjalan. Namun, mengingat pengelola Sirkuit Misano melakukan pengaspalan ulang, seluruh pabrikan peserta MotoGP 2020 diizinkan mengikuti tes.

Empat tim memilih menurunkan pembalap tesnya pada Juni 2020 lalu, yakni KTM, Honda, Ducati, dan Aprilia. Mereka diberi kesempatan untuk menguji sekaligus mengumpulkan data tentang aspal baru tersebut.

Tentu saja, data yang dikumpulkan para pembalap tes akan berguna bagi tim dalam menentukan setelan motor serta ban yang akan dipakai. Mengingat tidak ada data yang dikumpulkan, Yamaha mau tidak mau harus meraba-raba sejak sesi latihan bebas satu dan dua pada Jumat (11/9/2020) sore WIB.

“Ketika kami melihat semua pembalap tes itu turun pada Juni lalu, kami sama sekali tidak melihat adanya perwakilan Yamaha. Saya tidak mau bilang ini sebuah kerugian, tetapi sangat bagus jika bisa mendapat masukan tentang pengaruh aspal baru ini terhadap motor,” timpal Fabio Quartararo dari Tim Petronas Yamaha SRT.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini