Itulah mengapa pada musim-musim berikutnya Pedrosa agak kesulitan untuk bisa tampil bagus bersama Honda. Sebab, Pedrosa dipaksa untuk bisa menguasai motor balap yang dikembangkan untuk Marquez. Begitupun yang terjadi kepada Jorge Lorenzo saat bergabung dengan Honda di musim 2019.
“Honda harus terus mengembangkan motor untuk Marquez, tetapi juga perlu fokus membuat motor yang bagus untuk pembalap yang lain. Ketika Marc tiba di Honda, motornya dikembangkan oleh Pedrosa dan mudah dikendarai karena dia adalah pembalap dengan sedikit otot,” tutur Chicho, menyadur dari Tutto Motori Web, Rabu (9/9/2020).
“Ketika Marquez mulai mendapatkan hasil yang lebih baik dari Dani, maka Honda mulai mengikutinya. Pedrosa adalah korban pertama,” lanjut Chicho.
“Anak saya juga mendapatkan motor yang sulit dikendarai, terutama dengan bagian depan. Kemudian dia juga mengalami cedera dan karena itu harus menyerah ketika Honda mulai mengembangkan motor ke arahnya,” pungkas sang ayah.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.