MILAN – Pembalap Pramac Ducati, Jack Miller, menilai apa yang terjadi pada Marc Marquez di MotoGP Spanyol 2020, 19 Juli lalu, adalah akibat dari tindakan sang rider sendiri. Menurutnya, The Baby Alien kelewat batas dan terlalu agresif saat mengaspal di Sirkuit Jerez-Angel Nieto.
Sebagaimana diketahui, Marc Marquez terjatuh pada tikungan keempat Sirkuit Jerez-Angel Nieto pada putaran ke-21 dari 25. Ia terpelanting dari motornya ketika sedang mengejar Maverick Vinales yang berada di posisi tiga.
Saat terjatuh, lengan kanan atas Marc Marquez terhantam ban belakang motornya yang ikut meluncur di hamparan kerikil. Hantaman ban motor itu menyebabkan tulang humerus di tangan kanan pembalap berusia 27 tahun tersebut patah sehingga harus menjalani operasi bedah.
Baca juga: Crutchlow Beberkan Alasan Enggan Tiru Gaya Balapan Marc Marquez

Jack Miller sendiri saat itu tengah melaju di belakang Marc Marquez. Namun, ia tidak melihat dengan jelas apa yang terjadi. Setelah rekaman video diputar di garasi, pembalap berusia 25 tahun itu akhirnya baru bisa berkomentar.
“Marquez melewati batas. Masalahnya, ketika kontrol traksi macet, roda akan berputar ke belakang. Manuvernya terlalu agresif,” papar Jack Miller, sebagaimana dimuat GPOne, Selasa (1/9/2020).
“Setelah itu, kontrol traksi seakan mengatakan, ‘Kamu ingin semuanya? Nah, silakan.’ Saya juga beberapa kali mengalami momen seperti itu. Namun, saya berhasil menyelamatkan diri,” imbuh pembalap yang akrab disapa The Jackass itu.