Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Legenda MotoGP Ini Kasihan dengan Joan Mir yang Gagal Menang di GP Styria

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 27 Agustus 2020 |09:01 WIB
Legenda MotoGP Ini Kasihan dengan Joan Mir yang Gagal Menang di GP Styria
Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir. (Foto: Twitter/SuzukiOfficial)
A
A
A

SPIELBERG – Balapan MotoGP Styria 2020 telah resmi berakhir pada Minggu 23 Agustus 2020 kemarin. Pada race seri kelima di musim 2020 itu, rider Tim KTM Tech3, Miguel Oliviera sukses keluar menjadi pemenangnya setelah tampil sangat baik di akhir balapan tersebut.

Keberhasilan Oliveira di Sirkuit Red Bull Ring itu pun berhasil diikuti oleh Jack Miller (Pramac Ducati) yang finis sebagai runner-up dan Pol Espargaro (KTM Red Bull) yang mengakhiri balapan di urutan ketiga. Ketiga pembalap itulah yang mampu meraih podium di MotoGP Styria 2020.

Ketiga pembalap itu memang berhak berada di posisi tersebut karena mampu tampil baik ketika balapan berlangsung. Namun, sebenarnya ada satu pembalap lagi yang tampil baik, tapi justru gagal finis di posisi tiga besar.

Baca Juga: Marquez Absen, Criville: Semua Pembalap Kini Punya Peluang Juarai MotoGP

Joan Mir

Pembalap yang dimaksud itu adalah Joan Mir (Suzuki Ecstar). Menurut pemaparan legenda balap MotoGP, Alex Criville, Mir seharusnya dapat memenangkan MotoGP Styria 2020 dan merebut kemenangan perdananya di kelas MotoGP.

Criville merasa Mir layak memenangkan balapan GP Styria karena ketika race tersebut sudah berjalan setengah jalan, rider Suzuki tersebut adalah pemimpin balapannya. Tak tanggung-tanggung, Mir mampu unggul dari posisi kedua dengan jarak hampir 2,4 detik.

Akan tetapi, ada insiden yang menyebabkan balapan harus ditunda sementara waktu. Insiden melompatnya Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) dari motornya membuat steward memutuskan untuk mengibarkan red flag.

Balapan pun tak lama langsung dimulai lagi dan Mir berhak berada di jajaran terdepan saat start ulang di MotoGP Styria 2020 tersebut. Namun, Mir nyata gagal meneruskan tren positifnya dan harus rela dibalap oleh para pembalap lain.

Hal itulah yang sangat disayangkan Criville. Padahal ia sudah cukup yakin Mir dapat dan berhak memenangkan balapan MotoGP Styria 2020 tersebut.

Joan Mir

“Performa Joan Mir adalah yang paling menonjol (di MotoGP Styria 2020). Namun, jika bukan karena berkibarnya red flag, dia mungkin akan mencetak kemenangan pertamanya di kategori MotoGP,” ucap Criville, dilansir dari Marca, Kamis (27/8/2020).

“Sungguh sangat disayangkan baginya karena dia sudahmemimpin balapan dengan keunggulan 2,4 detik. Pokoknya balapan yang seperti itu, memang sangat sulit untuk dapat diprediksi sampai detik terakhirnya,” pungkasnya.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement