SPIELBERG – Pembalap Reale Avintia Ducati, Johann Zarco, dianggap sebagai biang keladi dalam kecelakaan horor yang terjadi di Sirkuit Red Bull Ring dalam gelaran MotoGP Austria 2020. Sebab, Zarco melaju terlalu melebar dan menghalangi pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli.
Kecelakaan terjadi saat hendak memasuki tikungan ketiga. Saat itu Morbidelli tak bisa menghindari Zarco yang berada di depannya. Kedua pembalap itu pun terpental ke gravel. Akan tetapi, motor balap milik Zarco dan Morbidelli terlempar jauh hingga memasuki lintasan balap lagi dan mengganggu jalannya balapan.
Motor balap yang terpental itulah yang hampir saja mengenai pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. Beruntung, The Doctor melambatkan laju motornya sehingga dapat menghindari hantaman motor yang terlempar tersebut.
Baca juga: Rossi Ungkap Hal yang Membantunya Lupakan Insiden Horor di GP Austria

Zarco pun menjadi sosok yang paling disalahkan atas insiden ini. Meski begitu, pembalap berpaspor Prancis tersebut menerangkan bahwa dirinya tidak berniat untuk sengaja menutupi jalur balap Morbidelli.
Zarco kini harus menjalani pertemuan wajib dengan stewards atau pengawas balapan gara-gara aksinya pekan lalu itu. Apalagi, pria kelahiran Cannes itu dikritik habis oleh para pembalap, termasuk Valentino Rossi, setelah kecelakaan.
Kendati demikian, Zarco percaya bahwa ia tidak melakukan hal yang salah. Menurutnya, kecelekaan yang terjadi pada akhir pekan lalu murni sebuah insiden. Zarco pun optimis dirinya tak akan dikenakan hukuman apapun.