Zarco Tegaskan Kecelakaan Horor di Austria Terjadi Tanpa Disengaja

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 19 Agustus 2020 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 38 2264234 zarco-tegaskan-kecelakaan-horor-di-austria-terjadi-tanpa-disengaja-r7py0VsUUq.jpg Johann Zarco (Foto: Laman resmi MotoGP)

SPIELBERG – MotoGP Austria 2020 yang berlangsung di SIrkuit Red Bull Ring, Minggu 16 Agustus 2020, mungkin tidak akan pernah dilupakan oleh pembalap Reale Avintia, Johann Zarco. Sebab, ia terlibat dalam kecelakaan horor yang mungkin merenggut nyawanya, Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT), atau bahkan Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha).

Zarco pun menjadi sasaran kritik karena dianggap bersalah dalam kecelakaan tersebut. Akan tetapi, ia menegaskan tidak sepenuhnya bersalah atas kejadian mengerikan itu.

Johann Zarco (Foto: Laman resmi MotoGP)

Kecelakaan horor itu terjadi pada lap kesembilan. Semua berawal dari aksi Zarco yang menyalip Morbidelli di tikungan ketiga. Zarco menyalip dengan mulus tetapi setelahnya ia melebar sehingga menghalangi laju Morbidelli.

Morbidelli yang berada di belakang Zarco tidak bisa menghindari tabrakan. Motor mereka pun melayang ke udara dan hampir mengenai dua pembalap Yamaha, Maverick Vinales serta Rossi.

BACA JUGA: Dorna Terlalu Sering Siarkan Tayangan Ulang Insiden Zarco-Morbidelli, Crutchlow Geram

MotoGP Austria 2020 akan menjadi hari terburuk dalam sejarah kejuaraan motor terelite di dunia itu jika Rossi mengalami sesuatu yang tidak diinginkan. Akan tetapi, hal buruk tidak terjadi dan balapan pun bisa diselesaikan.

Zarco menjadi sorotan setelah balapan tersebut. Banyak pihak menyalahkannya tetapi Zarco tidak mau terlalu pusing dengan komentar-komentar miring itu.

Zarco tahu dirinya bukanlah tipe pembalap yang berniat jahat kepada sesama. Zarco hanya merasa kurang beruntung terlibat dalam kecelakaan fatal yang hampir merenggut nyawa pembalap lain.

“Sayangnya mereka melihat kecelakaan ini sebagai kesalahan saya, padahal sebenarnya bukan. Bahkan Franco (Morbidelli) setelah membicarakannya akan mengetahui itu. Penjelasan saya membuatnya lebih mengerti apa yang terjadi,” kata Zarco, menyadur dari Tutto Motori Web, Rabu (19/8/2020).

“Mudah untuk mengkritik seseorang dan menjadi sangat kejam dengan kata-kata, tetapi saya tidak perlu terpengaruh, karena itu bukan saya. Dalam perlombaan Anda harus agresif, tetapi tidak dengan memblokir seseorang dengan kecepatan 300 km per jam dan menjatuhkannya,” ucap pembalap berumur 30 tahun itu.

“Lagipula, saya ulangi, saya tidak melakukan ini (dengan sengaja). Itu adalah kecelakaan dan saya merasa tidak beruntung,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini