SPIELBERG – Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, yakin Mission Winnow Ducati akan menemukan pengganti yang tepat untuk Andrea Dovizioso. Crutchlow menegaskan setiap pembalap hebat bisa digantikan.
Sebagaimana diketahui, Ducati berpisah dengan Dovizioso pada akhir musim 2020. Ducati dan Dovizioso tidak menemukan kata sepakat untuk kontrak baru Desmo Dovi –julukan Dovizioso– sehingga berpisah adalah keputusan yang diambil.

Kekuatan Ducati akan berkurang dengan kepergian pembalap berpaspor Italia itu. Dovizioso menjadi pembalap andalan Ducati bukan karena sudah berada di tim pabrikan asal Italia itu sejak 2013 melainkan kemampuannya dalam memahami dan memaksimalkan motor Desmosedici.
Desmosedici adalah salah satu kuda besi yang paling sulit dikendarai di MotoGP. Banyak pembalap yang gagal menaklukkan Desmosedici, termasuk legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi, yang kini membela Monster Energy Yamaha.
BACA JUGA: Ducati Masih Bungkam soal Penyebab Perceraiannya dengan Dovizioso
Hanya Casey Stoner yang mampu memaksimalkan kemampuan Desmosedici sehingga bisa meraih gelar juara MotoGP 2007. Setelah Stoner, Dovizioso adalah orang kedua yang mampu mengeluarkan potensi maksimal dari kuda besi Ducati tersebut.
Dovizioso perlahan-lahan menemukan cara terbaik untuk mengendarai Desmosedici. Pembalap berpaspor Italia itu menjadi sangat kompetitif pada tiga musim ke belakang dengan menyegel posisi kedua dalam kejuaraan. Dovizioso hanya kalah dari pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.