Sambil berusaha mengendalikan mobil dengan baik sampai finis, Lewis Hamilton terus berkomunikasi dengan race engineer Peter Bonnington. Ia sempat merasa lega sekaligus khawatir mendengar jaraknya dengan Max Verstappen cukup jauh.
“Bono (Peter Bonnington) terus memberi tahu saya soal jarak kami berdua. Awalnya 30 detik, lalu perlahan-lahan berkurang. Yang ada di kepala saya hanya seberapa jauh sampai finis,” ungkap pembalap bernomor mobil 44 itu.
“Ya Tuhan. Saya tidak pernah mengalami hal seperti itu pada putaran terakhir. Jantung saya nyaris berhenti berdetak,” tutup juara dunia F1 2019 tersebut.
Valtteri Bottas sendiri berhasil finis di posisi 11 sehingga gagal menambah poin. Sedangkan Lewis Hamilton menambah 25 poin sehingga koleksinya menjadi 88 angka dari empat seri. Ia memuncaki klasemen dengan selisih 30 angka dari Valtteri Bottas di tempat kedua.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)