Putuskan Jadi Mualaf, Eks Atlet American Football Ini Akui Terinspirasi oleh Mike Tyson

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 01 Agustus 2020 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 01 43 2255427 putuskan-jadi-mualaf-eks-atlet-american-football-ini-akui-terinspirasi-oleh-mike-tyson-Pb80k9xZlZ.jpg OJ Simpson (Foto: bleacherreport.com)

SEBUAH pengakuan diutarakan oleh mantan atlet American Football, Orenthal James Simpson atau dikenal dengan OJ Simspon, soal awal perkenalannya dengan agama Islam. Ya, Simpson mengaku mulai mengenal Islam secara lebih dalam dari hubungan pertemanannya dengan mantan petinju juara dunia kelas berat, yakni Mike Tyson.

Ya, Simpson dan Tyson memang dikenal memiliki hubungan pertemanan yang bisa dikatakan sangat akrab. Kedua kerap terlihat saling berkunjung ke rumahnya masing-masing, dan juga acap kali menghabiskan waktu bersama.

Bahkan pada saat Simpson tersandung kasus pembunuhan mantan istrinya, Nicole Brown Simpson, di tahun 1994, Tyson kerap mengunjunginya di penjara. Dalam kasus tersebut, Simpson sendiri dinyatakan tidak bersalah usai menjalani enam tahun pemeriksaan.

OJ Simpson

Simpson disebut oleh penyidik kasusnya, yakni William C. Dear, mengaku dirinya sebagai pembunuh mantan istrinya itu demi menutupi kejahatan sang anak, Jason. Tidak sampai disitu, di tahun 2008 ia pernah dituduh terlibat dalam kasus perampokan bersenjata di sebuah Kasino yang terletak di Las Vegas.

Dengan adanya sejumlah kasus kriminal yang dialami Simpson, membuatnya pun mulai mendalami ajaran agama Islam. Simpson benar-benar serius untuk menekuni ajaran agama barunya tersebut dengan mulai mempelajari Al-Quran.

Baca Juga: Pandemi Virus Corona Buat Petarung MMA asal Austria Jadi Mualaf

Seperti disadur dari Female First, Sabtu (1/8/2020), Simpson mengaku terinspirasi oleh Tyson, yang menjadi individu lebih baik usai memeluk agama Islam. Simpson sendiri akhirnya memutuskan untuk mengikuti jejak sang sahabat untuk menjadi seorang Mualaf pada 2014 silam.

Simpson sendiri disebut-sebut kerap menjalankan ibadah Sholat lima waktu di sel penjaranya. Tidak hanya itu dalam kurun waktu dua tahun terakhir, pria berusia 67 tahun itu juga dinyatakan tidak pernah absen untuk menjalani puasa Ramadhan selama 30 hari lamanya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini