PENGAMAT MotoGP, Carlo Pernat, menilai Marc Marquez masih sangat berpeluang menjadi juara dunia MotoGP 2020. Meskipun pada kenyataannya Marquez tak membawa pulang poin sama sekali dari dua seri awal MotoGP 2020, yakni di Spanyol dan Andalusia, tetapi itu tak membuat The Baby Alien -julukan Marquez- keluar dari perburuan gelar juara.
Hal itulah yang dipercaya Pernat. Sebab ia yakin sekembalinya Marquez ke lintasan, yang mana diprediksi terjadi di seri ketiga MotoGP 2020, pembalap tersebut akan menggila dan kembali ke jejaran terdepan.
Pernat melihat hanya rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo yang dapat menghentikan kegilaan Marquez di lintasan. Jadi, ia mengaku sangat tidak sabar melihat bagaimana persaingan Marquez dengan pembalap yang menjadi juara di GP Spanyol dan Andalusia tersebut.
Baca Juga: Nakagami Akui Tiru Gaya Balap Marquez di MotoGP Andalusia 2020

“Perburuan gelar juara dunia MotoGP masih belum berakhir. Ketika Marquez kembali, saya yakin dia akan melakukan perbuatan yang gila. Saya benar-benar ingin tahu apa yang akan terjadi ketika Quatartaro bersaing ketat dengannya,” ungkap Pernat, melansir dari GPOne, Jumat (31/7/2020).
“Hal itu karena pada momen sekarang ini sudah sangat jelas bahwa orang yang dapat menghentikan Marquez hanyalah dia (Quartararo). Begitu juga sebaliknya, Marquez seperti satu-satunya pembalap yang bisa mengalahkan Quartararo,” lanjut Pernat.
Kini, Pernat perlu bersabar selama seminggu lebih lagi untuk melihat aksi Marquez vs Quartararo di atas lintasan, yang mana akan berlangsung pada Minggu 9 Agustus 2020 di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Itu pun bisa terjadi jika memang Marquez sudah benar-benar pulih dari cederanya.
Seperti yang diketahui, Marquez sempat mengalami kecelakaan yang parah saat melakoni balapan MotoGP Spanyol 2020. Gara-gara kecelakaan itu, Marquez sampai dilarikan ke Barcelona untuk melakukan operasi pada bagian lengannya.
Beruntung, cedera yang dialami Marquez tidak terlalu parah dari yang dibayangkan. Gara-gara hal tersebut, pembalap asal Spanyol itu lantas mencoba untuk ikut di seri Andalusia yang berlangsung pada 26 Juli 2020.

Marquez sempat mengikuti sesi latihan bebas dan beberapa menit di kualifikasi MotoGP Andalusia 2020 sebelum pada akhirnya menyerah. Ia menyerah serta memutuskan untuk beristirahat dan tak mengikuti balapan seri kedua tersebut.
Alasan tersebutlah yang membuat Marquez kehilangan banyak poin karena tak membawa pulang satu pun poin di dua seri balapan MotoGP 2020. Namun, dengan balapan MotoGP masih menyisakan 11 seri lagi, Pernat percaya Marquez mampu mengejar 50 poin yang dimiliki Quartararo sebagai pemuncak klasemen sementara pembalap MotoGP 2020.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.