Vettel Didepak, Ferrari Ingin Bangun Siklus Kejayaan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 37 2254669 vettel-didepak-ferrari-ingin-bangun-siklus-kejayaan-4Yzl9nIiUK.jpg Sebastian Vettel didepak Scuderia Ferrari pada akhir musim (Foto: Scuderia Ferrari)

MARANELLO – CEO Ferrari, John Elkann, angkat bicara mengenai keputusan mendepak Sebastian Vettel pada akhir musim Formula One (F1) 2020. Menurutnya, perekrutan Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr menunjukkan Scuderia Ferrari ingin membangun kejayaan dalam jangka panjang di masa depan.

Seperti diketahui, kontrak Sebastian Vettel dengan Scuderia Ferrari akan berakhir pada F1 2020. The Prancing Horse memang tidak menawari perpanjangan kontrak kepada pembalap berkebangsaan Jerman itu. Padahal, ia sering disebut sebagai prioritas utama tim.

Scuderia Ferrari lantas mengontrak Carlos Sainz Jr untuk F1 2021 dan 2022. Pembalap berkebangsaan Spanyol itu akan menemani Charles Leclerc yang lebih dulu diikat hingga F1 2023. Untuk pertama kalinya sejak 2007, Scuderia Ferrari tidak akan diperkuat minimal satu juara dunia.

Baca juga: Penampilan Jeblok Ferrari Berlanjut hingga F1 2022

Carlos Sainz Jr dikontrak hingga F1 GP 2022 (Foto: Twitter/@F1)

Tentu saja, kemungkinan itu masih bisa dipatahkan pada F1 2020. Syaratnya, Charles Leclerc harus bisa menjadi juara dunia bersama Ferrari, atau Carlos Sainz Jr bersama McLaren. Akan tetapi, melihat tiga seri pertama, hal tersebut sepertinya mustahil.

Keputusan untuk tidak menawari Sebastian Vettel perpanjangan kontrak memang mengejutkan. Namun, John Elkann membeberkan alasan sesungguhnya. Tim Scuderia Ferrari ingin membangun siklus juara dalam jangka panjang yang tidak mungkin dipenuhi bersama pembalap yang tidak sabar.

“Dalam 10 tahun terakhir, kami memiliki juara dunia seperti Fernando Alonso dan Vettel. Namun, tentu saja sulit untuk membentuk sebuah siklus dan meminta kesabaran dari mereka yang pernah juara, dibandingkan dengan mereka yang memiliki masa depan,” papar John Elkann, dikutip dari Crash, Kamis (30/7/2020).

Dalam pernyataan resminya, Sebastian Vettel mengatakan tidak menemukan kesamaan visi dengan Scuderia Ferrari. Tentu, visi yang dimaksud adalah siklus kemenangan dalam jangka panjang. Sedangkan The Baby Schummy sudah berusia 33 tahun dan menginginkan gelar juara dalam waktu dekat.

John Elkann lantas menambahkan, Ferrari ingin menanamkan fondasi yang penting dan berkepanjangan. Bukti sudah terpampang dengan ikatan kontrak terhadap Charles Leclerc, yakni lima tahun, sesuatu yang tidak pernah dilakukan Ferrari dalam sejarahnya.

“Kami sedang menaruh fondasi untuk membangun sesuatu yang penting dan bertahan lama. Kontrak Charles Leclerc sudah membuktikannya, lima tahun, kami tidak pernah menawari sepanjang itu dalam sejarah Ferrari,” terang pria berusia 44 tahun itu.

“Leclerc dan Sainz bakal menjadikan Maranello sebagai rumah mereka dan akan membangun hubungan erat dengan para teknisi kami. Mesin baru akan lahir bersama dengan keduanya,” tutup pria kelahiran New York, Amerika Serikat, itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini