“Kamis harus menunggu hingga Kamis, ketika saya dicek untuk melihat apakah edema tulang telah berkurang, dan dari sana akan dievaluasi. Sabtu malam, saya mulai perawatan dengan magnetoterapi, es, dan compex. Sejujurnya, saya merasa bahwa peradangan berkurang secara bertahap, jadi saya akan mencoba untuk siap pada hari Jumat (saat sesi latihan bebas pertama dan kedua berlangsung)," ujar Rins, menyadur dari Tutto Motori Web, Rabu (22/7/2020).

Meski kecelakaan itu sudah berlalu beberapa hari, Rins belum bisa melupakan momen buruk tersebut. Rins menyatakan bahwa ia terjatuh dengan sangat keras setelah kehilangan kendali atas motornya, GSX-RR.
Rins pun menceritakan bahwa kecelakaan itu bisa memakan korban lain, jika dirinya tidak menjatuhkan diri dan motornya ke gravel. Korban lain yang Rins maksud adalah pembalap Pramac Ducati, Jack Miller, yang tepat berada di depan Rins.
“Itu adalah kecelakaan yang sangat kuat, sangat cepat dan belum diketahui penyebabnya. Segera setelah saya bersandar, saya kehilangan kendali. Saya punya dua pilihan, yakni meninggalkan motor dan tidak mencederai diri sendiri atau mencoba menghindari Miller ketika motor menuju ke arahnya. Saya memilih yang kedua. Saya terjatuh di gravel melukai diri sendiri,” pungkasnya.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.