JEREZ – Start kedua pada MotoGP Spanyol 2020 tidak membuat Maverick Vinales puas. Pembalap Tim Monster Energy Yamaha itu tetap menargetkan kemenangan. Menurutnya, cara terbaik untuk meraih kemenangan adalah dengan membuat start yang bagus.
Posisi kedua ditempati Maverick Vinales usai menjalani babak kualifikasi MotoGP Spanyol 2020, Sabtu 18 Juli malam WIB, di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, Jerez de la Frontera. Ia hanya bisa mencetak waktu satu putaran tercepat 1 menit 36,844 detik, atau terpaut 0,139 detik dari pole sitter, Fabio Quartararo.
Memulai lomba dari posisi kedua jelas memperbesar kans Maverick Vinales untuk memenangi GP Spanyol. Pembalap bernomor motor 12 itu bertekad untuk melesat ke depan sejak awal start guna mengatur ritme balapan.
Baca juga: Jelang MotoGP Spanyol 2020, Dovizioso Keluhkan Ban dan Cuaca

“Sangat penting untuk menjadi pembalap terdepan di tikungan pertama. Mencoba untuk menjaga ritme balap akan krusial. Itu adalah cara motor kami bekerja dengan baik. Kami butuh performa maksimal sejak lap pertama,” papar Maverick Vinales, seperti dimuat Crash, Minggu (19/7/2020).
Sekadar informasi, motor Yamaha YZR M-1 masih memiliki kelemahan menahun, yakni top speed. Namun, mereka punya keunggulan berupa kelincahan serta kecepatan di tikungan. Mengingat Sirkuit Jerez memiliki banyak tikungan lambat serta trek lurus yang pendek, Yamaha tentu diuntungkan.
Maverick Vinales paham betul dengan kelebihan serta kekurangan motor Yamaha itu. Ia tidak ingin membuat start yang buruk karena bakal berakibat fatal. Motor miliknya sudah pasti akan kesulitan untuk bersaing dalam kelompok bersama pembalap-pembalap dari tim lain.
“Dengan Honda dan motor Yamaha lain, kami bisa bertarung lebih baik. Dengan Ducati, itu lebih sulit karena saya tidak bisa menyamai kecepatan mereka, jadi akan sulit mendekat ke mereka,” imbuh pembalap berjuluk Top Gun itu.

Dalam beberapa kesempatan pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2019, Maverick Vinales menunjukkan dirinya bisa tampil cepat ketika balapan memasuki fase akhir. Start yang lambat itu terbukti gagal memberikan kemenangan padanya.
Walau menargetkan start apik, Maverick Vinales tidak memungkiri Yamaha memiliki keunggulan pada fase akhir lomba. Ia bertekad untuk memaksimalkan keunggulan itu pada 10 putaran terakhir sekaligus tidak ragu-ragu menyalip pada lap penutup.
“Ban bekerja dengan baik dengan motor kami pada 10 putaran terakhir, jadi itu harus dimanfaatkan. Kami berhasil membuat kemajuan dan motor akan lebih baik, terutama saat pengereman. Jika harus menyalip pada putaran terakhir, saya akan mencobanya,” tandas Maverick Vinales.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.