JEREZ – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, berpotensi kehilangan waktu berharga pada sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Spanyol 2020 di Sirkuit Jerez. Sebab, El Diablo dijatuhi hukuman dilarang tampil pada 20 menit pertama FP1 karena melanggar aturan latihan tertutup.
Seperti diberitakan, Fabio Quartararo belum lama ini melakukan tes tertutup di Sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, Prancis. Latihan tersebut dilakukan demi membiasakan diri dengan motor serta mengasah feeling di atas kuda besi.
Dalam latihan tersebut, pembalap asal Prancis itu menggunakan motor Yamaha R1. Namun, kuat dugaan motor R1 tersebut memakai beberapa suku cadang dan perangkat yang tidak diperbolehkan saat latihan oleh Federasi Balap Motor Internasional (FIM).
Baca juga: Hasil Tes Sesi 2 MotoGP Spanyol 2020

Sekadar informasi, para pembalap diizinkan menggelar latihan tertutup. Akan tetapi, mereka tidak diperbolehkan menunggangi motor dengan spesifikasi mirip yang akan digunakan pada balapan, termasuk suku cadangnya, serta harus dilaporkan ke Direktur Teknis MotoGP terlebih dahulu.
“Pada 18 dan 19 Juni 2020, Anda terlihat berlatih di Sirkuit Paul Ricard dengan motor yang spesifikasinya tidak sesuai dengan aturan FIM. Anda dipanggil untuk mengikuti sidang dengar pendapat pada panel MotoGP. Anda hadir dan mendengarkan seluruh fakta yang disajikan,” bunyi surat Panel Pengawas Balapan MotoGP kepada Quartararo, dikutip dari Crash, Jumat (17/7/2020).
“Steward MotoGP menerima penjelasan Anda bahwa pemasangan suku cadang itu tidak dimaksudkan. Namun, itu jelas melanggar aturan. Atas motif di atas, kami memutuskan melarang Anda mengikuti 20 menit pertama FP1 MotoGP Spanyol 2020,” imbuh pernyataan tersebut.
Itu berarti, Fabio Quartararo tidak diizinkan mengikuti 20 menit pertama pada FP1 yang digelar Jumat (17/7/2020) sekira pukul 14.55-15.40 WIB. Dari jatah 45 menit yang bisa diikuti semua pembalap, pria berusia 21 tahun itu hanya diizinkan mengikuti 25 menit terakhir.
Kendati mendapatkan hukuman, Fabio Quartararo diizinkan mengajukan banding dalam waktu 30 menit setelah notifikasi dikeluarkan. Namun, hingga berita ini diturunkan, tidak ada kabar pembalap bernomor motor 20 itu mengajukan banding apapun.
Dengan demikian, Fabio Quartararo dianggap menerima keputusan Panel Pengawas Balapan MotoGP. Ia harus berada di garasi pada 20 menit pertama FP1, atau setidaknya menjauh dari motor YZR M-1 edisi 2020 miliknya.
Pada sesi tes yang digelar sebelum balapan, Fabio Quartararo sanggup mencatatkan waktu tercepat kedua di belakang Maverick Vinales. Ia mencetak waktu tercepat 1 menit 37,911 detik atau terpaut 0,118 detik pada sesi terakhir.
(Ramdani Bur)