AALST – Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, turut angkat bicara soal tak diperpanjangnya kontrak Alex Marquez di timnya. Alex justru akan turun ke tim satelit Honda, yakni LCR, pada gelaran MotoGP 2021.
Menurut Puig, langkah tersebut diambil karena dipandang sebagai yang terbaik oleh Honda. Sebagai pembalap debutan, Alex dinilai memang seharusnya memulai perjalanan karier di tim satelit terlebih dahulu.

Dengan membela tim tersebut, setiap pembalap debutan bisa lebih banyak mengambil pelajaran dan tak memiliki beban besar. Tetapi, Honda harus meletakkan Alex lebih dahulu ke tim pabrikan pada musim debutnya di MotoGP yang berlangsung musim ini lantaran kekosongan tempat yang terjadi usai kepergian Jorge Lorenzo.
BACA JUGA: LCR Honda Rekrut Alex Marquez, Crutchlow: Saya Tak Terkejut
Pada akhir musim 2019, Lorenzo memang memutuskan untuk mengakhiri kariernya di MotoGP dengan mengumumkan pensiun. Keputusan ini otomatis membuat satu kursi di Honda menjadi kosong.
Musim lalu, sebagian besar pembalap sendiri masih terikat kontrak dengan tim masing-masing. Dengan begitu, Repsol Honda tak memiliki banyak pilihan untuk menggantikan peran Jorge Lorenzo.
Pilihan pun akhirnya jatuh kepada Alex yang baru saja menunjukkan aksi gemilang di Moto2. Adik dari Marc Marquez itu baru saja meraih gelar juara di gelaran Moto2 2019. Karena itu, Alex akhirnya dikontrak selama semusim.
Pada musim ini, pihak Honda memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak Alex dan menempatkan sang pembalap di tim satelit. Puig menyatakan keputusan tersebut diambil karena bertekad membantu Alex menuai lebih banyak pengalaman di MotoGP. Dengan membela tim satelit, ia juga dinilai tidak akan banyak mendapat tekanan.