Dovizioso Sebenarnya Sudah Pensiun pada MotoGP 2017

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 02:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 38 2244000 dovizioso-sebenarnya-sudah-pensiun-pada-motogp-2017-kdevZbyYbm.jpg Andrea Dovizioso sudah pensiun pada 2017 (Foto: MotoGP)

GLOUCESTER – Pembalap Ducati Corse di Superbike (WSBK), Scott Redding, menilai Andrea Dovizioso sesungguhnya sudah pensiun sejak 2017 secara mental. Kegagalan merebut juara dunia MotoGP 2017 pada seri terakhir membuat The Little Dragon sulit bangkit.

Seperti diketahui, Andrea Dovizioso dan Marc Marquez bersaing sengit hingga seri terakhir di Valencia pada 2017. Memasuki balapan terakhir, andalan Ducati Corse itu tertinggal 21 poin dari The Baby Alien. Kendati berat, peluangnya untuk menjadi juara dunia masih terbuka.

Baca juga: Carlo Pernat Kesal dengan Cara Ducati Perlakukan Dovizioso

Andrea Dovizioso menjadi pesaing ketat Marc Marquez (Foto: MotoGP)

Sayangnya, pada seri terakhir tersebut, Andrea Dovizioso justru terjatuh dan gagal finis. Sementara itu, Marc Marquez mampu mengakhiri lomba pada peringkat tiga. Dengan demikian, pembalap asal Spanyol itu berhak menyandang status sebagai juara dunia MotoGP 2017.

Scott Redding yang pernah mengaspal untuk Tim Aprilia MotoGP itu menilai, Andrea Dovizioso sulit bangkit dari kegagalan tersebut. Kendati begitu, pria berkebangsaan Italia tersebut tetap mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai pesaing terberat dari Marc Marquez hingga MotoGP 2019.

“Menurut saya, Dovizioso sudah pensiun beberapa tahun lalu, ketika kehilangan gelar juara dunia di balapan terakhir. Itu adalah kesempatan terbesarnya. Pada tahun itu, dia dan Marc bertarung sengit untuk gelar juara hingga balapan terakhir,” tutur Scott Redding, dikutip dari GPOne, Jumat (10/7/2020).

“Beberapa musim terakhir, Andrea sudah menunjukkan dirinya sebagai pembalap yang kuat, yang selalu mengerahkan segalanya untuk bertarung melawan Marc. Bagaimanapun juga, sulit bagi Dovi untuk menerima kenyataan gagal mengalahkan Marc Marquez,” tutup pria berkebangsaan Inggris itu.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini