Namun begitu, Battistella mengungkapkan bahwa ketegangan antara Dovizioso dan Dall’Igna sudah sering terjadi. Akan tetapi, ketegangan tersebut terjadi karena kedua belah pihak menginginkan hal yang terbaik.
Ini terjadi sama seperti ketika Dovizioso dan Ducati saling bekerja sama untuk mengalahkan Marc Marquez dalam tiga tahun terakhir. Battistella menyebut dalam prosesnya tersebut, Dovizioso dan Dall’Igna sering terjadi ketegangan untuk mencari solusi terbaik.

“Tetapi ketegangan-ketegangan itu tidak selalu berarti negativitas, karena pada kenyataannya keduanya memiliki tujuan yang sama, dan dari ketegangan, hal-hal positif juga lahir dan saya berpikir bahwa hasilnya baik pada akhirnya,” lanjutnya.
“Ducati dan Dovizioso adalah satu-satunya yang bersaing dengan HRC dan Marquez di Kejuaraan, yang telah memberlakukan tingkat kinerja yang mengerikan pada yang lain. Satu-satunya alternatif untuk Marquez sampai hari ini adalah Ducati dan Dovizioso dan itu juga merupakan hasil dari ketegangan,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.