Pirro Tahu Penyebab Lorenzo Gagal di Ducati

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 02 Juli 2020 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 38 2239853 pirro-tahu-penyebab-lorenzo-gagal-di-ducati-mCWY84IRHn.jpg Jorge Lorenzo (Foto: MotoGP)

BOLOGNA Jorge Lorenzo gagal memenuhi harapan Mission Winnow Ducati , di musim 2017-2018, untuk menjadi juara MotoGP. Lorenzo tidak mampu mengulang prestasi Casey Stoner, yang menjuarai MotoGP 2007 bersama tim pabrikan asal Italia tersebut.

Pembalap penguji Ducati, Michele Pirro punya jawaban sendiri soal penyebab Lorenzo tidak tampil maksimal di Ducati. Pirro menyebut Lorenzo gagal karena lambat dalam beradaptasi dengan motor Ducati, Desmosedici. Adaptasi yang tidak berjalan sesuai rencana diperburuk dengan tekanan besar di pundak Lorenzo.

Jorge Lorenzo (Foto: AFP)

Lorenzo akhirnya kesulitan mengeluarkan potensi maksimalnya dan Desmosedici saat membalap. Musim debut Lorenzo pun berakhir dengan cibiran karena hanya finis di posisi ketujuh. Hasil itu amat buruk untuk pembalap sekelas Lorenzo.

BACA JUGA: Marquez Sulit Ditandingi Para Pembalap Lain

“Masalahnya adalah Jorge (Lorenzo) terlambat beradaptasi dengan motornya (Desmosedici), karena ketika ada begitu banyak harapan dan tekanan Anda tidak bekerja dengan baik. Jorge adalah bakat luar biasa, tetapi sulit untuk dikelola,” ujar Pirro, menyadur dari Tutto Motori Web, Kamis (2/7/2020).

Lorenzo berhadapan dengan masalah baru di musim keduanya bersama Ducati. Masalah itu terkait kontrak Lorenzo yang akan habis di akhir musim 2018. Akan tetapi, performa Lorenzo justru membaik pada musim tersebut, sayang dia cuma finis di posisi kesembilan. Cedera membuat Lorenzo kerap kehilangan poin pada musim keduanya. Ducati dan Lorenzo berpisah pun di akhir musim 2018.

Jika tetap bertahan di Ducati, Pirro yakin Lorenzo akan bersaing dengan Marc Marquez (Repsol Honda) untuk memperebutkan gelar juara MotoGP. Sebab, Por Fuera –julukan Lorenzo– telah memahami Desmosedici dengan baik di musim keduanya. Akan tetapi, itu tidak terjadi karena Lorenzo justru pindah ke Honda. Lorenzo hanya semusim membalap untuk Honda dan pensiun di akhir musim lalu.

“Dia melihat hal-hal yang tidak berjalan dengan baik. Ketika dia membebaskan dirinya dari polemik kontrak, dia secara mental membuka dirinya, kembali menjadi kompetitif dan menang. Menurut saya, jika dia tetap tinggal, dia akan berjuang untuk gelar, bahkan jika itu akan sangat sulit karena bersaing dengan Marquez,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini