“Alex adalah juara dunia Moto2, tetapi ia memiliki nasib sial menjadikan Marquez nama keluarga. Mau tidak mau mereka akan membandingkannya dengan hasil saudaranya. Dia perlu waktu untuk beradaptasi dengan kategori (MotoGP), kami juga melihatnya di Moto2,” ujar Suppo, menyadur dari Tutto Motori Web, Minggu (21/6/2020).
“Jika saya memahami kontrak empat tahun Marc (Marquez), sebaliknya saya tidak akan pernah membuat kontrak tahunan dengan Alex. Itu kurang menghormatinya. Ini benar-benar salah, karena pembalap harus berada dalam posisi tenang dan dia juga akan memiliki tekanan yang lebih besar,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)