Marcus Gideon Minta BWF Tak Buru-Buru Gelar Turnamen

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 16 Juni 2020 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 16 40 2230923 marcus-gideon-minta-bwf-tak-buru-buru-gelar-turnamen-mOu9s3R17d.jpg Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berharap turnamen tidak buru-buru digelar (Foto: PBSI)

JAKARTA – Pemain ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon, mengaku masih khawatir dengan wabah virus Corona. Ia menyarankan agar Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) tidak terburu-buru memulai turnamen pada Agustus 2020.

Sejumlah turnamen bulu tangkis terpaksa dibatalkan atau ditunda sejak All England 2020 pada Maret lalu akibat pandemi Covid-19. Padahal, turnamen-turnamen tersebut sangat penting artinya untuk menambah poin sepanjang Kualifikasi Olimpiade 2020.

Baca juga: BWF Resmi Batalkan 3 Turnamen Bulu Tangkis Tahun Ini

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo terakhir berlaga di All England 2020 (Foto: PBSI)

Marcus Gideon sendiri terakhir kali berlaga pada All England 2020 di Birmingham pada 11-15 Maret lalu. Berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo, keduanya harus puas menjadi runner-up usai dikalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di partai final.

Usai turnamen tersebut, Marcus Gideon langsung menjalani karantina mandiri di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Pemain berusia 29 tahun itu mengaku masih khawatir untuk mengikuti turnamen-turnamen lain. Ia meminta agar BWF tidak tergesa-gesa memulai turnamen.

“Rasa khawatir pasti ada, kami kan perginya jauh-jauh. Di pesawat rentan, tapi mau bagaimana kan memang kerjaan kami seperti ini. Kalau tidak ikut turnamen nanti rankingnya turun dan didenda. Makanya kalau belum aman, saran saya BWF jangan start dulu,” ujar Marcus Fernaldi Gideon, mengutip dari laman resmi PBSI, Selasa (16/6/2020).

Berdasarkan jadwal yang dirilis BWF, turnamen terdekat adalah China Masters pada 25-30 Agustus 2020. Mengingat statusnya sebagai turnamen level Super 100, Marcus/Kevin hampir pasti tidak turun. Keduanya kemungkinan baru turun pada Korea Open pada 8-13 September 2020 yang berstatus Super 500.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini