"Saat ini, kami tidak mempertimbangkan untuk membalap dengan penonton. Hal itu bisa berkembang seiring berjalannya waktu. Selain itu, kami juga akan pergi ke berbagai negara sehingga akan tergantung pada peraturan masing-masing negara,” ujar Ezpeleta, sebagaimana dikutip dari Crash, Selasa (9/6/2020).
“Tidak ada keluhan terkait hal itu. Jika kami sampai di suatu tempat dan dapat menggelar balapan dengan publik, maka akan dilakukan, jika tidak, maka tanpa publik. Kami akan balapan dengan publik ketika pihak berwenang mengizinkannya dan, pada prinsipnya, balap motor dirancang tanpa penonton," tukasnya.
(Ramdani Bur)