Persiapan itu sampai menyiapkan pembalap cadangan jika saja driver utama mereka terkena virus corona. Karena F1 menegaskan takkan lagi menunda jalannya kompetisi meski ada salah satu orang yang terkena virus tersebut.
“Seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi (virus corona) tidak akan menyebabkan batalnya balapan. Kami meminta tim untuk memiliki prosedur jika ada salah satu oran dari mereka yang harus dikarantina, maka mereka haruys mengkarantinanya di hotel dan langsung menentukan siapa penggantinya,” jelas Carey, dikutip dari Crash, Rabu (3/6/2020).
“Sebuah tim yang tidak mampu untuk balapan juga tidak akan membatalkan kompetisi tersebut. Kami akan membuat prosedur, di mana saat ditemukannya ada yang terinfeksi corona, maka kami tak perlu membatalkan balapan. Jika pembalap terinfeksi, maka tim harus menyediakan pembalap cadangan,” tambahnya.
“Kami tidak akan pernah maju jika kami tidak terlalu percaya diri dengan prosedur yang akan kami lakukan nanti. Serta tentu dibutuhkannya keahlian serta kemampuan yang diperlukan untuk menyediakan lingkungan yang aman dan mengelola masalah apa pun yang datang,” tutupnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.