Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Carey Tegaskan F1 2020 Takkan Ditunda meski Ada Pembalap yang Positif Corona

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 03 Juni 2020 |19:10 WIB
Carey Tegaskan F1 2020 Takkan Ditunda meski Ada Pembalap yang Positif Corona
Para pembalap F1. (Foto: Media F1)
A
A
A

CEO Formula One (F1), Chase Carey, menegaskan bahwa balapan musim 2020 takkan ditunda lagi meski ada salah satu pembalap atau kru tim yang terinfeski virus corona saat kompetisi sudah berlangsung. Hal itu ia sampaikan karena tak mau lagi balapan F1 2020 ditunda seperti beberapa bulan yang lalu.

Carey tampaknya benar-benar tak mau lagi kejadian F1 Grand Prix (GP) Australia 2020 pada 15 Maret 2020 kemarin terulang lagi. Kala itu, balapan perdana yang harusnya tinggal melangsungkan balapan saja harus dibatalkan karena ada salah satu kru dari McLaren yang dipastikan terpapar virus Covid-19.

Baca Juga: F1 Tak Berniat untuk Berikan Siaran Gratis saat Kompetisi Dimulai

Jadwal terbaru F1 2020

Dimulai dari kejadian tersebut, balapan F1 terus-terusan ditunda karena kondisi memang tak memungkinkan untuk menggelar balapan. Namun, kini kondisi sudah mulai membaik. Bahkan F1 sudah merilis delapan seri balapan yang akan dimulai pada 5 Juli 2020, yang mana akan berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria.

Meski sudah menentukan kapan balapan dimulai, namun sebenarnya kekhawatiran akan virus corona masih ada. Karena itu, Carey pun meminta semua tim untuk mempersiapkan segalanya agar siap untuk melancarkan balapan F1 2020.

Persiapan itu sampai menyiapkan pembalap cadangan jika saja driver utama mereka terkena virus corona. Karena F1 menegaskan takkan lagi menunda jalannya kompetisi meski ada salah satu orang yang terkena virus tersebut.

“Seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi (virus corona) tidak akan menyebabkan batalnya balapan. Kami meminta tim untuk memiliki prosedur jika ada salah satu oran dari mereka yang harus dikarantina, maka mereka haruys mengkarantinanya di hotel dan langsung menentukan siapa penggantinya,” jelas Carey, dikutip dari Crash, Rabu (3/6/2020).

“Sebuah tim yang tidak mampu untuk balapan juga tidak akan membatalkan kompetisi tersebut. Kami akan membuat prosedur, di mana saat ditemukannya ada yang terinfeksi corona, maka kami tak perlu membatalkan balapan. Jika pembalap terinfeksi, maka tim harus menyediakan pembalap cadangan,” tambahnya.

“Kami tidak akan pernah maju jika kami tidak terlalu percaya diri dengan prosedur yang akan kami lakukan nanti. Serta tentu dibutuhkannya keahlian serta kemampuan yang diperlukan untuk menyediakan lingkungan yang aman dan mengelola masalah apa pun yang datang,” tutupnya.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement