Usai Dikritik Hamilton, Para Pembalap F1 Mulai Bersuara soal Kematian George Floyd

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 02 Juni 2020 10:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 02 37 2223106 usai-dikritik-hamilton-para-pembalap-f1-mulai-bersuara-soal-kematian-george-floyd-cbf2YdYFIB.jpg Daniel Ricciardo dan Lewis Hamilton. (Foto: AFP)

SATU per satu pembalap Formula One (F1) mulai memberi komentar terkait kasus kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam di Amerika Serikat (AS). Komentar ini bermunculan setelah juara dunia enam kali, Lewis Hamilton, melontarkan kritik keras terkait sikap para pembalap F1 yang dinilai diam dalam melihat kasus tersebut.

Sebagaimana dikutip dari Crash, Selasa (2/6/2020), Hamilton diketahui melontarkan kritik keras lewat sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengkritik pihak-pihak di F1 yang dinilai diam di tengah ketidakadilan. Pembalap asal Inggris itu pun mengklaim bahwa dirinya berdiri sendiri di komunitas balap mobil F1.

Lewis Hamilton

Tak lama setelah kritik ini terlontar, pembalap-pembalap di F1 mulai buka suara soal kasus kematian George Floyd yang telah memicu protes keras di sejumlah negara bagian AS. Mulai dari Daniel Ricciardo hingga Charles Leclerc, mereka mulai menuliskan tentang ketidakadilan rasial lewat unggahan di media sosial.

BACA JUGA: Lewis Hamilton Kritik F1 yang Dianggap Diam soal Kematian George Floyd

“Melihat berita beberapa hari terakhir telah membuat saya sedih. Apa yang terjadi kepada George Floyd dan apa yang terus terjadi dalam masyarakat saat ini adalah memalukan. Sekarang, lebih dari sebelumnya, kita harus berdiri bersama, bersatu bersama. Rasisme beracun dan perlu ditangani bukan dengan kekerasan atau keheningan, tetapi dengan persatuan dan tindakan,” tulis Ricciardo dalam sebuah postingan di akun Instagram pribadinya.

"Saya masih kesulitan menemukan kata-kata untuk menggambarkan kekejaman dari beberapa video yang saya lihat di internet. Rasisme harus dipenuhi dengan tindakan, bukan keheningan. Saya berharap orang-orang bisa berpartisipasi aktif, melibatkan dan mendorong orang lain untuk menyebarkan kesadaran. Adalah tanggung jawab kita untuk berbicara menentang ketidakadilan. Jangan diam,” tulis Leclerc.

Selain dua pembalap itu, Alex Albon, serta duo pembalap McLaren, yakni Carlos Sainz dan Lando Norris, juga turut menyuarakan pandangannya terkait kasus George Floyd. Kasus kematian Floyd kini memang tengah mendapat perhatian besar dari masyarakat dunia karena dinilai menunjukkan ketidakadilan rasisme di AS.

Floyd diketahui meregang nyawa akibat lehernya ditindih oleh lutut salah seorang perwira polisi AS. Peristiwa itu terjadi pada Minggu 25 Mei 2020. Meski Floyd sudah memohon agar polisi melepaskan lutut dari lehernya, hal itu tak juga dilakukan hingga akhirnya ia tewas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini