“Dengan sangat sedih, kami mengumumkan pembatalan GP Jepang di Sirkuit Motegi. Artinya, kami tidak akan memiliki GP Jepang di kalender untuk pertama kalinya sejak 1986. Keluarga MotoGP bekerja sangat keras untuk dapat memulai kembali musim balap dan mengadakan sebanyak mungkin acara, dan dengan cara yang paling aman,” ujar Ezpeleta, sebagaimana dikutip dari laman resmi MotoGP, Senin (1/6/2020).
“Untuk alasan ini, FIM dan Dorna, dalam konsultasi dengan IRTA dan MSMA, telah memutuskan, hingga pertengahan November, MotoGP akan tetap di Eropa untuk melakukan sebanyak mungkin acara MotoGP Eropa seperti yang dapat kami lakukan,” lanjutnya.
“Oleh karena itu, acara di luar negeri, jika memungkinkan, harus dijadwalkan setelah pertengahan November, yang akan terlambat pada tahun ini untuk diadakannya GP Jepang. Untuk alasan ini, telah diputuskan, dalam konsultasi dengan Mobilityland, bahwa Grand Prix Motul Jepang tidak dapat diadakan pada 2020,” tukas Ezpeleta.
(Ramdani Bur)