MADRID – CEO Dorna Sports (Promotor MotoGP), Carmelo Ezpeleta, membeberkan penyebab dibatalkannya MotoGP Jepang 2020. Ia mengatakan bahwa keputusan Dorna untuk memprioritaskan balapan di Eropa hingga November membuat seri Jepang akhirnya tak bisa digelar.
Pasalnya, jika ingin tetap digelar, balapan di seri ini kemungkinan baru bisa digelar setelah pertengahan November. Sementara jadwal balapan MotoGP Jepang 2020 sendiri diketahui awalnya direncanakan berlangsung di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, pada 16-18 Oktober 2020.

Ezpeleta mengatakan bahwa keputusan Dorna, FIM, hingga IRTA untuk memprioritaskan balapan di Eropa diambil demi menyelamatkan musim MotoGP 2020 yang sudah terkena dampak dari merebaknya virus corona. Alhasil, sejumlah balapan pun harus ditunda hingga dibatalkan.
BACA JUGA: MotoGP Jepang 2020 Resmi Dibatalkan Imbas Covid-19
Tercatat, total telah ada 14 seri yang terkena dampak sejauh ini, di mana tujuh di antaranya telah dipastikan batal digelar. Dengan fokus pada seri Eropa, Ezpeleta optimis MotoGP 2020 bisa memiliki lebih banyak balapan.
“Dengan sangat sedih, kami mengumumkan pembatalan GP Jepang di Sirkuit Motegi. Artinya, kami tidak akan memiliki GP Jepang di kalender untuk pertama kalinya sejak 1986. Keluarga MotoGP bekerja sangat keras untuk dapat memulai kembali musim balap dan mengadakan sebanyak mungkin acara, dan dengan cara yang paling aman,” ujar Ezpeleta, sebagaimana dikutip dari laman resmi MotoGP, Senin (1/6/2020).
“Untuk alasan ini, FIM dan Dorna, dalam konsultasi dengan IRTA dan MSMA, telah memutuskan, hingga pertengahan November, MotoGP akan tetap di Eropa untuk melakukan sebanyak mungkin acara MotoGP Eropa seperti yang dapat kami lakukan,” lanjutnya.
“Oleh karena itu, acara di luar negeri, jika memungkinkan, harus dijadwalkan setelah pertengahan November, yang akan terlambat pada tahun ini untuk diadakannya GP Jepang. Untuk alasan ini, telah diputuskan, dalam konsultasi dengan Mobilityland, bahwa Grand Prix Motul Jepang tidak dapat diadakan pada 2020,” tukas Ezpeleta.
(Ramdani Bur)