Share

Imbas Virus Corona, FIA Sepakati Batas Biaya Tim F1 di 2021 Bakal Turun

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 28 Mei 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 28 37 2220942 imbas-virus-corona-fia-sepakati-batas-biaya-tim-f1-di-2021-bakal-turun-2WCRnTDh0W.jpg Ilustrasi mobil F1. (Foto: Laman resmi F1)

FEDERASI Otomotif Dunia (FIA) telah mensetujui pengurangan batas biaya tim-tim Formula One (F1) untuk musim 2021. Pengurangan batas biaya yang boleh dikeluarkan itu terjadi karena efek dari wabah virus corona, yang mana membuat kondisi keuangan tim-tim di ajang balapan jet darat tersebut sedikit goyang.

Jadi, yang biasanya setiap tim di F1 boleh mengeluarkan dana sebesar 175 juta dollar Amerika atau Rp2,5 triliun per tahunnya, maka di musim 2021 nanti hanya boleh menggelontorkan uang sebesar 145 juta dollar Amerika (Rp2,1 triliun) saja. Dengan kebijakan tersebut, maka diharapkan setiap tim kompak untuk tak mengeluarkan dana yang besar untuk persiapan balapan F1 2021.

Baca Juga: Felipe Massa Kaget dengan Keputusan Ferrari yang Pilih Sainz ketimbang Ricciardo

“Batas biaya telah disetujui oleh tim dan FIA, tetapi setelah pemungutan suara Rabu, batas untuk tahun 2021 akan diturunkan dari angka semula yaitu 175 juta dollar Amerika per tahun menjadi 145 juta dollar Amerika, dengan pengurangan lebih lanjut pada tahun-tahun berikutnya,” bunyi peraturan baru yang dirilis di laman resmi F1, Kamis (28/5/2020).

“Adanya pengurangan batas biaya itu merupakan sebagai tanggapan terhadap pandemi virus corona yang telah menunda awal musim F1 2020, yang pada mana memiliki dampak serius pada keuangan tim,” tambah keterangan resmi tersebut.

Selain masalah batas biaya yang akan dikeluarkan di F1 2021, FIA juga menyetujui perubahan pengembangan aerodinamis. Perubahan itu membuat tim yang finis di posisi terendah di klasemen konstruktor berhak mendapatkan waktu yang lebih lama untuk mengembangkan sisi aerodinamis dari mobil tim mereka pada musim selanjutnya.

Dengan kebijakan baru tersebut, diharapkan tim-tim papan atas tak terlalu superior karena tim papan bawah kini sudah mendapatkan waktu yang lebih lama untuk bisa mengembangkan mobilnya. Semua itu semata-mata dibuat agar kompetisi F1 semakin menarik dan kompetitif. Masalah downforce pun juga ikut mengalami perubahan di F1 2021.

Berikut Perubahan yang Akan Terjadi di F1 2021:

1. Sejumlah komponen termasuk sasis dan girboks telah dibekukan antara tahun 2020 dan 2021. Sistem token akan digunakan untuk memungkinkan sejumlah modifikasi yang sangat terbatas, seperti McLaren yang perlu melakukan perubahan untuk mengakomodasi peralihan ke daya Mercedes.

2. Mulai musim depan, akan ada batasan jumlah peningkatan yang dapat dilakukan pabrikan unit daya selama satu musim.

3. Untuk tahun 2021, berat minimum naik 3kg menjadi 749kg.

4. Ketentuan dapat dibuat untuk acara "terbuka" dan "ditutup" pada tahun 2020, sebagai tanggapan terhadap pandemi coronavirus yang membuat mengadakan pertemuan massa menjadi menantang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini