nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manajer Tim Honda: Tidak Ada yang Suka Berdiam Diri

Andika Pratama, Jurnalis · Minggu 24 Mei 2020 04:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 24 38 2218762 manajer-tim-honda-tidak-ada-yang-suka-berdiam-diri-kzraCC7cMi.jpg Marc Marquez (Foto: MotoGP)

MADRID – Pandemi Virus Corona (COVID-19) membuat MotoGP 2020 harus belum bisa dimulai sampai sekarang. Balapan perdana yang seharusnya berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu 8 Maret 2020, dibatalkan. Secara keseluruhan, 11 balapan telah terganggu jadwalnya akibat virus yang menyerang organ pernapasan tersebut.

Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig menyatakan pandemi ini tidak diinginkan oleh seluruh pembalap MotoGP. Bahkan, Puig lebih memilih Marc Marquez yang belum pulih dari cedera untuk membalap, daripada menjalani situsi seperti sekarang.

Andrea Dovizioso vs Marc Marquez (Foto: MotoGP)

Menurut Puig, tidak ada yang suka terlalu lama berdiam diri di rumah. Apalagi, untuk seorang pembalap MotoGP yang terbiasa mengadu kecepatan di lintasan balap. Ironis karena berdiam diri di rumah adalah salah satu cara mengatasi pandemi virus Corona.

BACA JUGA: Marquez Bahas Persaingan yang Akan Terjadi di MotoGP 2020

“Tidak ada yang senang diam, mengingat artinya (tidak melakukan apa pun di luar rumah). Pandemi Virus Corona tidak menginginkan Marc atau siapa pun juga. Kami lebih suka memulai kejuaraan dengan kondisi seperti saat ini,” ujar Puig, menyadur dari Tutto Motori Web, Minggu (24/5/2020).

Seperti yang disinggung sebelumnya, hingga sekarang belum jelas kapan MotoGP 2020 akan dimulai. Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP masih berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait. Dorna berusaha membuat jadwal yang pas dalam kondisi seperti sekarang.

Apabila jadwal teranyar sudah jadi, bukan berarti balapan seri perdana pasti dapat diselenggarakan. Menilik pada nasib 11 balapan sebelumnya, semua hal masih mungkin terjadi di tengah pandemi. Kapan MotoGP 2020 dapat dimulai tergantung pada perkembangan pandemi ini.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini