“Kami sedang menjalani prosedur yang sama seperti Jerez dengan pemerintah negara-negara yang ingin kami sambangi. Saya yakin, sangat mungkin buat kami untuk menyelesaikan kalender balap yang baru di Eropa, dan juga secara teori, seri di luar Eropa, pada awal Juni,” tutur Carmelo Ezpeleta, dilansir dari laman resmi MotoGP, Sabtu (9/5/2020).
Jika kalender balap sudah berhasil disusun, langkah berikutnya adalah meminta seluruh personel MotoGP yang bukan berpaspor Eropa, untuk menetap di Benua Biru. Mereka diwajibkan datang 14 hari sebelum seri perdana untuk menjalani isolasi mandiri. Setelah balapan, mereka diminta untuk menetap di Eropa agar tidak kesulitan menghadapi aturan imigrasi.
(Ramdani Bur)