COLORADO – Pandemi virus Corona Covid-19 memberikan pukulan telak buat finansial Formula One (F1) Group. Pemegang hak komersial F1, Liberty Media, mengumumkan pendapatan pada trimester pertama anjlok 84% yang bersumber dari sejumlah aspek.
Sepanjang tiga bulan pertama 2020, F1 Group hanya bisa meraup pemasukan senilai USD39 juta (setara Rp581 miliar). Sebagai perbandingan, pada periode yang sama F1 Group mencatatkan pemasukan sebesar USD246 juta (setara Rp3,66 triliun) sepanjang tiga bulan pertama 2019.
Baca juga: Ferrari Tawarkan Kontrak Baru Berdurasi 2 Tahun kepada Vettel

Berkurangnya pendapatan tersebut membuat F1 Group harus mereduksi pembayaran trimester pertama kepada tim-tim peserta. Sejauh ini, tim-tim belum mendapat bayaran karena ketiadaan balapan. Padahal, pada periode yang sama musim lalu, F1 menggelontorkan uang senilai USD93 juta (setara Rp1,38 triliun).
Dalam pernyataan resminya, Liberty Media mengungkapkan penurunan pendapatan itu diakibatkan oleh ketiadaan balapan. Pemasukan utama yang termasuk biaya balapan, kontrak hak siar, dan sponsor, terjun bebas dari USD198 juta (setara Rp2,95 triliun) ke USD13 juta (setara Rp193 miliar).