The Last Dance Ungkap Kisah Michael Jordan dengan Chicago Bulls di Musim 1997-1998

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 21 April 2020 08:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 36 2202337 the-last-dance-ungkap-kisah-michael-jordan-dengan-chicago-bulls-di-musim-1997-1998-Rbo3cPVevV.jpg Michael Jordan (Foto: Reuters)

Debut The Last Dance pun menuai banyak pujian dari para penggemar. Salah satu pujian bahkan datang dari legenda NBA, Magic Johnson. Johnson melalui akun twitter @MagicoJohnson menyatakan dua episode pertama The Last Dance fantastis dan dia sangat menyukainya.

"The Last Dance Michael Jordan sangat fantastis dan saya menyukai seluruh dua jam. Fan muda yang tidak bisa melihat Jordan bermain sekarang bisa mengerti kenapa dia GOAT bola basket. Michael Jordan, Michael Jackson, dan Beyonce adalah tiga penghibur terbaik sepanjang masa, dan Anda juga bisa memasukkan Muhammad Ali," tulis Johnson.

Johnson menyatakan The Last Dance akan memberitahu para penggemar NBA sekarang, alasan Jordan dianggap sebagai GOAT (Greatest Of All Time). Jordan adalah salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah NBA. Berbagai prestasi pernah dirah Jordan seperti, enam cincin juara, enam MVP Final, lima MVP kompetisi, 14 tampil di NBA All Star, dsb.

Prestasi itu dicatatkan Jordan bersama Bulls pada medio 1984-1993 dan 1995-1998. Era Jordan bersama Bulls terbagi dua karena dia pernah pensiun sebanyak dua kali bersama tim asal Chichago tersebut, yakni pada 1993 dan 1998. The Last Dance akan mengungkap akhir karier cemerlang Jordan bersama Bulls. Sementara itu, Jordan kembali ke lapangan basket dengan membela Washington Wizards pada 2001, dan benar-benar pensiun dua tahun setelahnya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini