“Kami akan berbicara dengan penyelenggara MotoGP Jerman dan Belanda pada 27 April 2020 untuk melihat seperti apa skenario yang tepat untuk balapan pada Juni. Setelah itu, bergeser ke Finlandia pada Juli, tetapi masih cukup rumit karena harus melewati proses homologasi,” tutur Carmelo Ezpeleta, dilansir dari Crash, Minggu (19/4/2020).
“Apakah Jerman bisa menggelar balapan tanpa penonton atau tidak, kami akan mempertimbangkan banyak hal dari sana. Skenario paling optimis adalah kami memulai musim ini di Jerman. Sulit, tetapi kami harus tetap menunggu,” pungkas pria asal Spanyol itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)