nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puig Akui Marquez Diuntungkan Penundaan Start MotoGP 2020

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 06 April 2020 12:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 06 38 2194804 puig-akui-marquez-diuntungkan-penundaan-start-motogp-2020-IYd3JZ1T22.jpg Marc Marquez sedikit diuntungkan dengan penundaan start MotoGP 2020 (Foto: Honda Racing Corporation)

AALST – Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengakui penundaan start MotoGP 2020 menguntungkan Marc Marquez. Ia menilai amat wajar anggapan tersebut dilontarkan oleh tim-tim pesaing di MotoGP 2020.

Start MotoGP 2020 tertunda akibat wabah virus Corona Covid-19. Kejuaraan Dunia MotoGP awalnya dijadwalkan bergulir kembali pada 8 Maret 2020 di Sirkuit Internasional Losail, Qatar. Akan tetapi, wabah virus Corona membuat gelaran MotoGP 2020 terancam baru digelar Juni mendatang.

Baca juga: Fisioterapis Bicara soal Kondisi Bahu Marquez

Marc Marquez jalani operasi bahu pada akhir 2019 (Foto: Twitter/@MarcMarquez93)

Penundaan tersebut tentu saja menguntungkan Marc Marquez. Sebab, proses pemulihan bahu kanan The Baby Alien mendapat tambahan waktu berharga. Andai MotoGP Qatar 2020 tetap digelar sesuai jadwal, kondisi fisiknya diyakini hanya 65-70% saja.

Hal itu diakui sendiri oleh Alberto Puig. Namun, pria asal Spanyol tersebut yakin Marc Marquez tetap ingin MotoGP Qatar 2020 digelar sesuai jadwal meski kondisi bahunya belum maksimal. Sang juara dunia juga pasti akan tetap bertarung untuk menang sekali pun terkendala fisik.

“Jika kami memulai di Qatar, Marc belum akan dalam kondisi 100% fit. Kondisi bahunya mulai membaik sekarang. Tentu saja dia tidak senang dengan situasi ini. Dia pasti lebih memilih untuk balapan di Qatar,” ucap Alberto Puig, dinukil dari Motorsport Total, Senin (6/4/2020).

“Dia mungkin hanya dalam kondisi 65-70%, tetapi itu tidak akan menghentikannya untuk bertarung memenangi lomba. Pesaing kami sudah senang dengan kondisi Marquez yang belum optimal. Namun, siapa pun yang yakin dia tidak berada dalam level tinggi saat balapan, tentu saja salah,” tandas pria berusia 53 tahun tersebut.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini