“Selama jumlah pasien terus meningkat, tidak ada yang berani berbicara serius tentang jadwal baru MotoGP. Tapi, saya berharap kami bisa menggunakan data dari China sebagai panduan,” ujar Beirer, sebagaimana dikutip dari GP One, Senin (30/3/2020).
“Kemudian, kami memiliki periode delapan, 10, atau 12 minggu. Jika saya sekarang menghitung tiga bulan mulai dari April, yaitu April, Mei, dan Juni, maka pada Juli di paruh kedua musim, tahun yang masuk akal masuh layak dalam bisnis dan motorsport,” tukasnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.