“Siapa pun yang mengira kami bisa memulai musim di Jerez pada 3 Mei adalah pemimpi yang putus asa. Itu pendapat pribadi saya. Tetapi saya memperhatikan dengan seksama bagaimana situasi berkembang. Kami melihat semua negara memperketat tindakan mereka hari demi hari,” ujar Poncharal, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Jumat (20/3/2020).
“Namun demikian, saya sangat penasaran apakah Grand Prix pada Mei berada dalam bahaya besar, yaitu Jerez, Le Mans dan Mugello. Kami bisa menganggap diri kami beruntung jika bisa memulai kembali di Catalunya pada awal Juni,” tukasnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.