LESMO – Balapan perdana MotoGP 2020 yang seharusnya berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar pada Minggu 8 Maret 2020 telah resmi dibatalkan. Pembatalan itu jelas memberikan kerugian kepada para pembalap MotoGP yang sudah sangat siap untuk mentas di seri pembuka, salah satunya adalah rider dari Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales.
Kendati begitu, Vinales merasa ada sedikit hal positif dari pembatalan MotoGP Qatar 2020 serta ditundanya seri Thailand yang seharusnya berlangsung pada Minggu 22 Maret 2020 nanti. Hal positif itu adalah dirinya serta Tim Yamaha bisa memiliki waktu lebih untuk meningkatkan kualitas dari YZR-M1.
Baca Juga: Strategi Vinales Guna Mampu Tampil Kompetitif Musim Ini

Sebab dengan pembatalan seri Qatar dan penundaan seri Thailand itu, maka balapan perdana MotoGP 2020 kemungkinan terjadi di Amerika Serikat, tepatnya di Circuit of the Americas (COTA) pada Senin 6 April 2020 dini hari WIB. Jadi, setidaknya Vinales dan Yamaha kini memiliki waktu tambahan kurang lebih satu bulan untuk memaksimalkan persiapan mereka untuk MotoGP 2020.
“Saya merasa tidak menjadi korban atas pembatalan itu (balapan MotoGP Qatar 2020). Tentu sebenarnya saat ini adalah waktu yang tepat (untuk balapan), namun saya merasa saya masih bisa untuk terus berkembang,” kata Vinales, mengutip dari Tuttomotoriweb, Kamis (5/3/2020).