DOHA – Manajer Tim Ducati, Paolo Ciabatti, menilai strategi pemberian kontrak pembalap yang dilakukan pihaknya sudah benar. Karena itu, ia tak terima jika Ducati dianggap sebagai konstruktor yang terlalu lama dalam mengambil keputusan.
Salah satu insiden yang membuat Ducati tersudut adalah ketika mereka gagal mempertahankan Jorge Lorenzo. Bergabung pada 2017, Lorenzo nyatanya hanya dua musim membela Ducati. Padahal, pada musim keduanya, pembalap berjuluk X-Fuera itu tampil bagus dengan meraih tiga kemenangan.
Baca juga: Rossi Yakin Ban Baru Michelin Akan Buat Yamaha Berjaya

Pada saat itu, Ducati dianggap terlalu lama menyodorkan kontrak baru untuk Lorenzo, sehingga X-Fuera mendapat pinangan dari Repsol Honda. Menanggapi hal tersebut, Ciabatti menerangkan setiap pembalap harus didekati dengan cara yang berbeda. Menurutnya, tidak buru-buru memberikan kontrak kepada Lorenzo adalah hal yang tepat.
“Ada pembalap yang hanya fokus pada balapan jika mereka memiliki kontrak untuk masa depan. Anda akan merasa lebih nyaman ketika masa depan diamankan. Pembalap lainnya tidak peduli apakah mereka sudah memiliki kontrak atau tidak. Berbeda, tergantung sepenuhnya pada si pembalap,” jelas Ciabatti, menyadur dari Speedweek, Minggu (1/3/2020).