nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Korona Ancam Gelaran F1 GP Australia 2020

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 19:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 26 37 2174625 virus-korona-ancam-gelaran-f1-gp-australia-2020-huoNJBvtLL.jpg Para pembalap F1. (Foto: Laman resmi F1)

MELBOURNE – Wabah virus korona yang tengah menghantui masyarakat di dunia dalam sebulan terakhir berpotensi mengganggu penyelenggaran Formula One (F1) di beberapa negara. Setelah Grand Prix (GP) China dipastikan tertunda, kini giliran seri Australia yang kabarnya terancam memiliki nasib sama akibat ancaman virus tersebut.

Sebagaimana diwartakan Tutto Motori Web, Rabu (26/2/2020), penyelenggaraan perlombaan F1 di Australia berpotensi besar terancam digelar akibat merebaknya virus korona. Sebab, lomba balap mobil di Negeri Kanguru –julukan Australia– sendiri dijadwalkan digelar dalam waktu dekat, yakni pada 15 Maret 2020 sebagai seri pembuka.

F1 2019

"Jika situasinya memburuk dan kami harus melakukan segala yang kami bisa untuk mengurangi jumlah kasus, maka kami harus membuka semua opsi," ujar Petugas Kesehatan Negara Victoria, Brett Sutton, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Rabu (26/2/2020).

BACA JUGA: Kebakaran Hutan Tidak Halangi Penyelenggaraan F1 GP Australia 2020

Tetapi, CEO Grand Prix Australia, Andrew Westacott, membuka lebar kans untuk tetap menggelar balapan F1. Untuk mencegah virus korona, ia mengatakan bakal diadakan pencegahan terkait kesehatan dan kebersihan.

"Saat ini, acara seperti sepakbola, piala dunia kriket, dan balapan grand prix harus dilanjutkan. Kalau tidak, kami akan terpaksa menutup kota. Ini hanya masalah mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk kesehatan dan kebersihan,” ujar Wastacott.

Sejatinya, tak hanya seri Australia dan China yang terkena dampak dari virus korona. Hampir seluruh balapan di F1 2020 disebut juga terancam dibatalkan akibat virus tersebut. Sebab, kabarnya kini, hanya tujuh dari 22 negara dalam kalender balap F1 yang tak terinfeksi aktif.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini