“Pasangan Bulgaria ini main bagus, serangan mereka juga kuat. Kami sempat keteteran sampai di game kedua. Kami mau menyerang juga defense-nya susah ditembus. Akhirnya kami mau enggak mau harus tahan sampai lawan bisa mati sendiri,” ungkap Greysia, mengutip dari laman resmi PBSI, Senin (24/2/2020).
“Tadi penuh perjuangan juga ya. Dari game pertama sampai pertengahan poin game kedua. Tapi pas game kedua itu, Koh Didi (Eng Hian) bilang harus bisa tahan, kuat pikirannya mau menang, mau menang. Pada akhirnya kami bisa keluar dari tekanan karena ada tujuannya,” tukas Apriyani.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.