nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Juara Spanyol Masters 2020, Greysia/Apriyani: Ini Penuh Perjuangan!

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 24 Februari 2020 04:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 24 40 2173006 juara-spanyol-masters-2020-greysia-apriyani-ini-penuh-perjuangan-B4LXlHGDj3.jpg Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Foto: Laman resmi PBSI)

BARCELONA – Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, mengaku sangat senang dengan gelar juara yang diraih di ajang Spanyol Masters 2020 Super 300. Bermain di Vall d’Hebron Olympic Sports Center, Minggu 23 Februari 2020 malam WIB, Greysia/Apriyani menumbangkan wakil Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva dengan skor 18-21, 22-20, dan 21-17.

Pada pertarungan yang berjalan selama 1 jam 36 menit tersebut, Greysia/Apriyani mengatakan penuh perjuangan untuk meraih kemenangan. Menghadapi pasangan kakak-beradik yang memiliki kekompakan tinggi, Greysia/Apriyani mengakui kesulitan untuk menembus pertahanan lawan.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Serangan yang mereka melancarkan pun selalu sulit untuk menjebol pertahanan duo Stoeva hingga menyebabkan kekalahan di set pertama. Karena itu, Greysia/Apriyani memilih strategi lain di pertengahan set kedua dan ketiga dengan melancarkan permainan rally, bermain aman, dan menunggu lawan melakukan kesalahan sendiri.

Baca juga Taklukkan Wakil Bulgaria, Greysia/Apriyani Juara Spanyol Masters 2020

Karena memainkan strategi tersebut, tentu Greysia/Apriyani memiliki banyak risiko. Ketahanan fisik menjadi kunci kemenangan mereka untuk bisa menghadapi rally yang sangat panjang melawan duo Stoeva. Beruntung mereka berhasil mengamankan set kedua dan ketiga untuk memastikan gelar juara.

“Pasangan Bulgaria ini main bagus, serangan mereka juga kuat. Kami sempat keteteran sampai di game kedua. Kami mau menyerang juga defense-nya susah ditembus. Akhirnya kami mau enggak mau harus tahan sampai lawan bisa mati sendiri,” ungkap Greysia, mengutip dari laman resmi PBSI, Senin (24/2/2020).

“Tadi penuh perjuangan juga ya. Dari game pertama sampai pertengahan poin game kedua. Tapi pas game kedua itu, Koh Didi (Eng Hian) bilang harus bisa tahan, kuat pikirannya mau menang, mau menang. Pada akhirnya kami bisa keluar dari tekanan karena ada tujuannya,” tukas Apriyani.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini