GENOA – Keputusan Marc Marquez untuk menetap di Repsol Honda hingga 2024 mendapat kritik tajam dari Carlo Pernat. Menurut pengamat MotoGP itu, The Baby Alien kini tidak bisa mengikuti atau meniru jejak idola sekaligus rivalnya di lintasan, Valentino Rossi.
Sebagaimana diberitakan, Repsol Honda bergerak cepat mengamankan tanda tangan Marc Marquez hingga akhir musim MotoGP 2024. Perpanjangan kontrak itu memang tidak mengejutkan, tetapi durasi kerja sama yang membuat para pecinta balap motor tercengang.

Baca juga: Pernat Nilai Repsol Honda Jadi Budak Marc Marquez
Sebelum menandatangani kontrak, banyak desakan bagi Marc Marquez untuk pindah tim. Sebab, Repsol Honda seakan sudah seperti zona nyaman buat pembalap berusia 27 tahun itu. Ia juga disindir tidak berani membuktikan diri untuk meraih kemenangan, bahkan gelar juara dengan tim lain.
Pindah tim memang bukan hal yang tabu di dunia balap motor. Seorang Valentino Rossi bahkan mampu menjadi juara dunia dengan dua tim berbeda, yakni Honda dan Yamaha. Karena itu, Carlo Pernat merasa Marc Marquez tidak seberani idolanya sekaligus tidak akan pernah bisa meniru The Doctor.
“Marc Marquez berhasil menciptakan kombinasi yang tidak terkalahkan. Dengan adiknya di tim, menurut saya uang bukan masalah buat Honda. Satu-satunya kelemahan? Mungkin dia tidak akan peduli, tetapi dia hanya akan menang dengan satu motor saja, tidak seperti Valentino,” ucap Carlo Pernat, mengutip dari GPOne, Jumat (21/2/2020).
Andai memenuhi durasi kontrak hingga akhir, maka Marc Marquez akan membela Repsol Honda selama 11 tahun atau 12 musim di MotoGP sejak naik kelas pada 2013. Dengan usianya yang akan menginjak 31 tahun, juara dunia enam kali kelas MotoGP itu diyakini kehabisan waktu untuk membuktikan diri selain bersama Honda.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.