nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Virus Korona, Pebulu Tangkis China Berangkat Lebih Awal untuk All England

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 16:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 20 40 2171592 imbas-virus-korona-pebulu-tangkis-china-berangkat-lebih-awal-untuk-all-england-41H5ncEwvl.jpg Chen Long (Foto: AFP)

NOTTINGHAM – Tim bulu tangkis China tidak mau mengambil risiko setelah negaranya dihantui wabah virus korona dalam beberapa bulan terakhir. Mereka pun terbang ke Inggris lebih awal untuk menghindari larangan bermain di turnamen penting yakni All England akibat penyebaran virus tersebut.

Menurut media China yang dilansir dari The Star, Kamis (20/2/2020), semua pemain yang akan mengikuti Jerman Open (3-8 Maret) dan All England (11-15 Maret) telah meninggalkan Negeri Tirai Bambu pada Sabtu lalu. Mereka menggunakan Universitas Nottingham, Inggris sebagai basis pelatihan mereka untuk mempersiapkan diri di dua turnamen tersebut.

Zheng Si Wei dan Huang Ya Qiong

Memang, sejauh ini belum ada pembatasan perjalanan yang diberlakukan Inggris dan Uni Eropa terhadap pengunjung dari China. Karena itu, Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA) memutuskan untuk mengirim semua pemain ke Eropa lebih awal untuk menghindari pembatasan perjalanan yang tidak terduga.

Baca juga Jamin Penyelenggaraan Turnamen, All England 2020 Siap Digelar Sesuai Jadwal

Pada bulan ini, para pebulu tangkis China sendiri belum ambil bagian dalam turnamen apa pun yang telah diselenggarakan akibat wabah virus korona. Terakhir, mereka tidak dapat bersaing di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia pekan lalu di Manila karena larangan perjalanan yang diberlakukan di negara Filipina.

Selain itu, CBA juga menarik para pemain mereka yang awalnya akan mengikuti turnamen lain pada pekan ini seperti Spanyol Masters dan Austria Open 2020. Tak ingin mengulang hal tersebut, CBA pun akhirnya membuat langkah penting tersebut.

CBA tak ingin para pebulu tangkisnya melewatkan turnamen besar sekelas All England akibat isu virus korona. Apalagi turnamen tersebut memberikan poin yang cukup besar untuk masuk ke dalam perhitungan Olimpiade Tokyo 2020.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini