FAENZA – CEO Aprilia Gresini, Massimo Rivola, percaya diri Andrea Iannone bakal turun di seri perdana MotoGP 2020 yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar pada Minggu 8 Maret 2020. Kepercayaan diri itu muncul lantaran Rivola melihat Iannone terbukti negatif dari tes doping obat-obatan terlarang yang didakwa Badan Anti Doping Dunia (WADA).
Sebagaimana diketahui, Iannone tak bisa mengikuti tes MotoGP Malaysia 2020 pada awal Februari 2020 kemarin lantaran pihak WADA mendakwa pembalap asal Italia itu telah menggunakan doping di MotoGP 2019. Pihak WADA menyatakan hal tersebut setelah melakukan tes urine Iannone beberapa bulan yang lalu.
Baca Juga: CEO Aprilia Pastikan Iannone Tak Gunakan Doping

Akan tetapi, Rivola menilai tes urine tidak terlalu akurat. Karena itu timnya mencoba melakukan tes rambut Iannone untuk melihat dakwaan itu benar atau tidak. Setelah tes rambut itu, Iannone dinyatakan negatif menggunakan obat-obatan terlarang.
Hal itu jelas menjadi sebuah angin segar untuk Rivola, khususnya untuk Aprilia. Sebab dengan begitu maka peluang Iannone untuk kembali ke lintasan balap sebelum bergulirnya MotoGP 2020 bisa saja terbuka.