"Saya punya banyak peluang, saya mendapat 14 break point dan itu seharusnya bisa menghasilkan hal baik. Pada saat-saat penting, saya tidak bermain sebaik mungkin dan dia melakukannya dan di situlah laga tak berjalan dengan baik. Saya harus mengeksekusi lebih baik. Saya memujinya, dia bermain tenis yang tidak bisa dipercaya sekarang,” ujar Zverev, sebagaimana dikutip dari Nine, Sabtu (1/2/2020).
"Dia bermain tenis tingkat tinggi. Dia adalah lawan terbaik yang saya hadapi minggu ini, jadi dia sangat menghargai dia, dia pantas berada di final dan saya pikir dia memiliki peluang di final jika secara fisik baik-baik saja. Saya pikir dia bermain jauh lebih baik daripada saat di London," tukasnya.
(Ramdani Bur)