Helikopter Kobe Bryant Terbang Sangat Rendah Sebelum Kecelakaan

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 27 36 2159045 helikopter-kobe-bryant-terbang-sangat-rendah-sebelum-kecelakaan-0yBZB8UkVk.jpg Kobe Bryant (Foto: AFP)

LOS ANGELES – Sebuah fakta lain terungkap dalam insiden kecelakaan helikopter yang dialami legenda NBA, Kobe Bryant. Berdasarkan laporan yang disampaikan Page Six, Senin (27/1/2020), helikopter yang dinaiki Kobe Bryant beserta putri dan delapan orang lainnya ternyata terbang terlalu rendah sebelum mengalami kecelakaan.

Kobe Bryant sejatinya melakukan penerbangan untuk menuju Mamba Academy. Pada saat itu, cuaca di Los Angeles memang sedang berkabut berdasarkan laporan dari sumber-sumber penerbangan. Hadangan cuaca itu menimpa helikopter Kobe Bryant pertama kali ketika merika melintas di atas Kebun Binatang Los Angeles.

Baca juga: Eks Pilot Kobe Bryant Bantah Kecelakaan Terjadi karena Kegagalan Mesin

Saat itu, helikopter Kobe Bryant disebut terbang terlalu rendah, yaitu sekira 875 kaki atau 266,7 meter. Hal itu terjadi diduga karena pilot helikopter menunggu cuaca cerah. Akan tetapi, pilot helikopter Kobe Bryant langsung mendapat peringatan dari ATC.

Pilot helikopter Kobe Bryant kemudian sempat menghubungi menara kontrol di Bandara Burbank pada pukul 09.30 pagi. Ia meminta izin untuk mendarat. Meski begitu, mereka telah mengitari daerah tersebut selama sekira 15 menit guna menunggu izin mendarat karena kondisi cuaca buruk dan pesawat lain dalam rencana penerbangan mendarat di bandara.

Sesaat sebelum kecelakaan, pilot menaikkan ketinggian helikopter hingga 2.000 kaki kemudian terbang ke gunung pada ketinggian 1.700 kaki. Data penerbangan menunjukkan bahwa mereka bepergian dengan kecepatan 185 mph.

Dalam penerbangan tersebut, Kobe Bryant menggunakan helikopter berjenis Sikorsky S-76. Umumnya, helikopter jenis itu terbang dengan dua pilot. Akan tetapi, Kobe Bryant hanya terbang dengan satu pilot, yang kemungkinan terbang dengan aturan penerbangan visual, daripada menggunakan instrumen untuk memantau ketinggian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini