“Pada 2019, kami punya penantang lain, pabrikan lain, yang cukup dekat dengan top speed kami, tapi ini semua tak hanya tergantung pada mesin,” tambahnya.
“Kami tertinggal dalam pengendalian dan stabilitas ban depan, bisa dikatakan dalam membelok. Tapi saya tak bisa 100% membandingkan motor kami dengan motor lain, karena hanya pernah mengendarai Ducati. Tahun-tahun pertama di MotoGP, saya pakai CRT, motor yang sama sekali tak seperti motor MotoGP sungguhan,” tandasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)