Kalah dari Unggulan Empat, Wahyu/Ade: Kami Harus Latihan Lebih Keras Lagi

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 01:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 07 40 2150421 kalah-dari-unggulan-empat-wahyu-ade-kami-harus-latihan-lebih-keras-lagi-A6kI85ujwm.jpg Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso (Foto: PBSI)

KUALA LUMPUR – Ganda putra Indonesia, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, di babak pertama Malaysia Masters 2020 Super 500. Wahyu/Ade terpaksa angkat koper setelah menyerah 10-21 dan 19-21 dari Kamura/Sonoda di Axiata Arena, Malaysia, Selasa 7 Januari 2020 sore WIB.

Wahyu/Ade mengakui tak kuasa menahan pasangan Kamura/Sonoda yang memiliki performa lebih baik. Meski sempat bangkit pada set kedua, tetapi Wahyu/Ade gagal memenangkan set kedua setelah melakukan banyak kesalahan sendiri.

Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso (Foto: PBSI)

“Kamura/Sonoda adalah pasangan yang kuat. Di game pertama kami tidak bisa mengatasi permainan mereka. Di game kedua sudah mulai ketemu polanya tetapi di akhir-akhir permainan kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkap Ade, mengutip dari laman resmi PBSI, Rabu (8/1/2020).

Baca juga Dikalahkan Unggulan Ke-4, Wahyu/Ade Tersisih dari Malaysia Masters 2020

Kekalahan ini membuat Wahyu/Ade kembali mengevaluasi diri performanya, terutama dalam mengatasi poin-poin kritis. Keduanya pun mengaku akan berlatih lebih giat lagi untuk bisa memaksimalkan diri di turnamen berikutnya, Indonesia Masters 2020.

“Memang sering begitu, di poin kritis kami kalah. Harus latihan lebih keras lagi, kerja keras lagi, kayaknya latihannya masih kurang maksimal,” tambah Wahyu.

Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso (Foto: PBSI)

“Pemain Jepang kan memang power-nya kuat, sekarang banyak lawan kuat-kuat. Intinya kami harus latihan lebih giat. Minggu depan kan ada Indonesia Masters juga,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini