TOWNSVILLE – Pembalap Pramac Ducati, Jack Miller, menyebut MotoGP 2019 adalah musim terbaiknya selama berkarier di dunia balap motor. Musim lalu bahkan dinilai lebih baik dibandingkan pada 2014 ketika Jackass –sapaan akrab Miller- nyaris menjadi juara dunia Moto3.
Pada musim tersebut, Jack Miller sukses merebut enam kemenangan bersama Tim Ajo KTM. Sayangnya, pada akhirnya musim, pembalap berkebangsaan Australia itu harus mengakui keunggulan Alex Marquez yang menjadi juara dunia dengan selisih hanya dua poin.

Baca juga: Ambisi Miller Naik Tim Pabrikan di MotoGP 2021
Untuk pertama kalinya sejak MotoGP 2015, Jack Miller mampu menembus 10 besar di klasemen akhir. Selain itu, pembalap berusia 24 tahun tersebut juga mampu lima kali naik podium sepanjang musim ini. Karena itu, tidak heran Jack Miller menyebut ini adalah musim terbaiknya.
“Tentu saja. Musim ini bahkan lebih baik dibandingkan 2014. Saya membuat lebih sedikit kesalahan, lebih tenang dalam berkendara, dan hasilnya sudah berbicara,” papar Jack Miller, dikutip dari Motorsport, Rabu (1/1/2020).
“Saya memang bekerja dengan keras, tetapi tentu saja banyak dipengaruhi oleh tim. Kami punya pemahaman dan kerja sama yang baik sebagai tim. Saya tidak sabar untuk berkumpul kembali dengan tim,” tandas pria kelahiran Townsville itu.

Musim depan akan menjadi semacam pembuktian kapasitas buat Jack Miller. Sebab, namanya sudah dipertimbangkan oleh petinggi Ducati untuk mengisi satu kursi di tim pabrikan. Apalagi, ia akan memakai motor Desmosedici GP20 spesifikasi terbaik, sama seperti duo Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.